Untuk sales dan orang yang menangani penawaran
Sales CRM — dari calon pelanggan sampai deal
Lead adalah calon booking yang masih dibicarakan. Misalnya, sekolah menghubungi kita untuk study tour Bandung. Simpan pembicaraan, penawaran, dan follow-up-nya di satu lead agar tim tahu perkembangannya.
Mulai dari sini
- Klik Lead baru. Isi pelanggan, nama rencana perjalanan, PIC, anggota tim, peserta, tanggal jika sudah ada, dan harga penawaran.
- Lengkapi Notes, Contacts, dan Itinerary Draft. Buat task follow-up di Overview, lalu geser tahap lead sesuai perkembangan pembicaraan.
- Kalau pelanggan sudah setuju, gunakan Convert to Trip. Tentukan tanggal dan tim operasional yang akan melanjutkan booking ini.
Kenali tab & bagiannya
Klik bagian yang ingin kamu pelajari.
Board — posisi tiap calon booking
Setiap kartu adalah satu lead. Kolomnya menunjukkan tahap penjualan, misalnya Drafts → Contacted → Prospect. Geser kartu saat pembicaraan maju, lalu klik kartunya untuk membuka detail. Nama tahap bisa berbeda kalau admin sudah menyesuaikannya.
Gunakan pencarian untuk menemukan pelanggan atau nama perjalanan. Filter PIC membantu kamu fokus ke lead yang ditangani orang tertentu. Misalnya, cek semua lead milik Rina sebelum meeting sales.
Analytics — lihat perkembangan sales
Tab ini merangkum lead yang masih aktif, yang berada di Prospect, yang Lost, dan yang sudah Converted menjadi trip. Ada grafik tahap lead dan daftar yang menunjukkan umur lead serta tugas yang belum selesai atau terlambat.
Filter PIC dan tanggal dibuat membantu kamu membaca kelompok lead yang sama. Persentase Prospect menunjukkan porsi lead aktif yang ada di tahap itu, bukan persentase penawaran yang berhasil jadi booking.
Overview — ringkasan lead & tugas follow-up
Buka tab ini untuk cek tanggal, jumlah peserta, dan PIC. Gunakan Edit detail kalau informasi dasarnya berubah. Di bawah ringkasan ada daftar Tasks untuk follow-up, revisi proposal, atau menghubungi vendor.
Buat judul task yang langsung jelas, misalnya ‘Kirim revisi harga ke Bu Rani’. Pilih siapa yang mengerjakan dan kapan harus selesai. Jadi, follow-up tidak cuma bergantung pada ingatan atau chat pribadi.
Notes — kebutuhan pelanggan & isi penawaran
Simpan hasil telepon, kebutuhan khusus, layanan yang ditawarkan, harga yang dibicarakan, dan hal yang belum disepakati. Kamu bisa membuat beberapa catatan dengan judul berbeda, misalnya ‘Brief sekolah’ dan ‘Penawaran terbaru’.
Contoh isinya: ‘40 siswa, 4 guru, 3 hari 2 malam. Minta hotel dekat pusat kota. Harga masih menunggu konfirmasi bus.’ Gunakan toolbar editor untuk merapikan tulisan, lalu klik simpan. Jika ada Note template, pilih Append untuk menambah catatan atau Replace untuk mengganti seluruh notes.
Contacts — orang yang bisa dihubungi
Masukkan kontak pelanggan dan pihak yang terlibat dalam penawaran. Isi nama, peran, organisasi, nomor telepon, email, dan catatan yang membantu tim, misalnya jam terbaik untuk menelepon.
Saat menambah nama, pilih kontak yang sudah ada dari saran kalau itu orang yang sama. Kalau belum ada, isi sebagai kontak baru. Klik Edit contacts untuk mengubah daftar, lalu Simpan contacts setelah selesai. Kontak yang dipakai bersama bisa muncul di beberapa lead atau trip; pastikan perubahan nomor atau namanya memang berlaku untuk orang yang sama.
Itinerary Draft — rancangan perjalanan untuk penawaran
Susun rencana per hari, lalu tambahkan aktivitas beserta keterangannya. Misalnya Day 1 berisi penjemputan, perjalanan ke Bandung, makan siang, dan check-in. Isi jam atau lokasi pada keterangan aktivitas kalau sudah diketahui.
Rencana ini masih bisa berubah selama negosiasi. Kamu bisa menambah hari, mengatur urutan aktivitas, atau memakai Itinerary template supaya tidak mulai dari kosong. Simpan dulu sebelum pindah tab.
Convert to Trip — serahkan booking ke operasional
Gunakan tombol ini setelah pelanggan setuju. Periksa nama trip, tanggal, PIC, dan anggota yang akan menangani perjalanan. Tugas yang masih terbuka juga perlu penanggung jawab yang bisa mengakses Trips.
Notes, kontak, dan rancangan itinerary ikut dibawa ke trip, jadi tim operasional tidak perlu mengetik ulang. Lead asal tetap bisa ditelusuri. Jika tombol konversi tidak muncul, minta rekan yang punya akses edit Sales dan Trips untuk melakukannya.
Archive — lead yang sudah tidak dikerjakan
Buka Archive untuk menelusuri lead lama, termasuk yang Lost atau sudah Converted. Kalau pelanggan tidak jadi lanjut, gunakan Archive lalu pilih Mark Lost dan tulis alasannya. Kalau hanya ingin menyimpan lead dari daftar aktif, gunakan Archive manual.
Restore bisa dipakai pada lead yang boleh diaktifkan kembali. Untuk lead yang sudah Converted, buka trip hasilnya agar tim melanjutkan booking yang sama.
Kalau ketemu situasi seperti ini
Pelanggan minta revisi harga atau itinerary
Edit lead yang sama. Perbarui penawaran dan catatan kesepakatannya, lalu buat task follow-up berikutnya. Tidak perlu bikin lead baru untuk setiap revisi.
Penawaran Rp15 juta sudah deal. Perlu dicatat ke Finance?
Catat ke Finance ketika uangnya benar-benar diterima. Deal Rp15 juta belum berarti kas masuk Rp15 juta. Kalau pelanggan baru membayar DP Rp5 juta, uang masuknya baru Rp5 juta.
